Connect with us

Kesehatan-Kecantikan

Resmi Jadi Barang Legal, Warga Thailand Borong Minuman sampai Permen Ekstrak Ganja

Published

on

Ganja

Permerintah Thailand kini telah melegalkan penanaman ganja, serta konsumsi di minuman dan makanan. Hal ini membuat Thailand menjadi negara Asia pertama yang menghapus ganja dari daftar narkotika.

Gerai dan kafe yang menjual ekstrak ganja pun ramai diserbu warga atas adanya pelegalan ini, dilansir dari AP News. Reformasi di Thailand yang selama ini dikenal reputasinya sebagai negara yang memberlakukan undang-undang anti narkoba secara tegas disambut baik oleh para pendukung tanaman ganja.

Salah satu kedai yang menjual ekstrak ganja, yakni Highland Cafe nampak dipenuhi puluhan orang. Namun, meski begitu pemerintah tetap tidak memperbolehkan untuk kepemilikan dan penjualan ekstrak ganja yang mengandung lebih dari 0,2 persen THC.

Sementara itu, sebanyak 1.181 produk termasuk kosmetik dan makanan yang mengandung ekstrak ganja dilaporkan telah disetujui oleh Kementrian Kesehatan Thailand.

Baca Juga:

  1. BPOM Ungkap Alasan Tak Atur Depot Air Minum Isi Ulang Tempel Peringatan BPA
  2. Wow, Harga Muntahan Paus Bisa Sampai Rp21 Miliar
  3. Harapan Perokok Terhindar dari Kanker Paru-paru Menurut Studi Keilmuwan

Negara tersebut yang ingin membuat gebrakan di pasar ganja medis membuat pelegalan ini dilakukan. Thailand berharap dapat berkembang dengan baik untuk industri pariwisata medis. Karena untuk menanam ganja, iklim tropis di negaranya sangat ideal.

Belum lama ini seorang pemacu ganja Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul mengatakan bahwa, “Kita harus tahu bagaimana menggunakan ganja.”

Selain itu ia juga mengatakan apa bila mempunya kesadaran yang benar, tanaman tersebut seperti emas. Di mana merupakan sesuatu yang berharga serta wajib dipromosikan.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan-Kecantikan

Asam Jawa, Tanaman Pengundang Makhluk Halus yang Jadi Obat Tradisional Indonesia

Published

on

Asam Jawa

Meskipun disebut dengan nama asam Jawa, pohon asam Jawa (Tamarindus indica) aslinya berasal dari benua Afrika. Orang-orang India mengembangkannya karena dianggap penuh manfaat. Nama asam Jawa sendiri merupakan sebutan dari orang-orang Melayu karena buah asam ini banyak digunakan sebagai bumbu masakan Jawa.

Merujuk penelitian Candra Rini Hasanah Putri dari Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kesuma Surabaya, berjudul Potensi dan Pemanfaatan Tamarindus indica Dalam Berbagai Terapi di Jurnal Ilmiah Kedokteran [2014], diketahui asam jawa memiliki berbagai kandungan, yaitu senyawa fenol, glikosida, mallic acid, tartaric acid, getah, pectin, arabinosa, xylosa, galaktosa, glukosa, dan uronic acid.

“Melalui ekstrak ethanol Tamarindus indica ditemukan adanya asam lemak dan berbagai elemen esensial seperti arsenik, kalsium, tembaga, besi, sodium, mangan, magnesium, zinc, dan sedikit vitamin A. Dari zat-zat inilah asam jawa berkhasiat menjadi obat. Tidak hanya itu, asam jawa juga mengandung kadar protein dan karbohidrat tertinggi dibanding berbagai buah lain,” ungkap penelitian tersebut.

Baca Juga:

  1. Begini Upaya Pemerintah Atasi PMK pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha
  2. 5 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
  3. 5 Cara Menenangkan Hati yang Gelisah Menurut Islam

Nama asam jawa sendiri merupakan sebutan dari orang-orang Melayu karena buah asam ini banyak digunakan sebagai bumbu masakan orang Jawa. Selain itu, pohon asam jawa pun sangat dikeramatkan oleh sebagian masyarakat Jawa.

Banyak orang Jawa, pada siang hari di tengah teriknya matahari, berteduh di rimbunya pohon asam jawa. Sebagian dari mereka tidak hanya menumpang berteduh, namun sempat membaca doa kepada batang pohon tersebut.

Walau begitu, ada juga yang mempercayai keberadaan pohon asam jawa tidak bagus untuk ditanam di dekat rumah, terutama di beranda. Sebab pohon ini diyakini mengundang makhluk-makhluk astral.

Namun pohon ini tetap menyebar ke berbagai provinsi yang ada di Indonesia. Daerah yang paling banyak menghasilkan tumbuhan ini adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Meskipun namanya asam jawa, Tamarindus indica bukanlah tumbuhan asli Pulau Jawa. Asalnya dari Benua Afrika. Orang-orang India mengembangkannya karena dianggap penuh manfaat.

Penyebutan nama asam jawa berawal dari orang-orang Melayu, karena buah asam ini banyak digunakan sebagai bumbu masakan Jawa.

Provinsi yang dikenal menghasilkan tumbuhan ini adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur termasuk Madura, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Dalam Buku 100 Spesies Pohon Nusantara Target Konservasi Ex-Situ Taman Keanekaragaman Hayati [2019] karya Hendra Gunawan dari Pusat Litbang Hutan – KLHK, dijelaskan pohon ini bisa mencapai tinggi hingga 30 meter, diameter lebih dari 100 sentimeter.

Daun majemuk menyirip dengan 8-16 pasang anak daun. “Bunga harum serta menarik, berwarna krem dengan urat-urat cokelat kemerahan,” tulis Hendra.

Sedangkan buah polong berbentuk silinder, kadang lurus dan melengkung, tidak pecah, panjang sekitar 14 cm, berbiji 1 sampai 10 buah. Asam jawa bisa tumbuh dan beradaptasi dengan baik hampir di segala tempat, kecuali pada tanah dengan kandungan air tinggi.

Kayu pohonnya biasa dipakai sebagai bahan baku meubel, patung, ataupun ukir-ukiran. Pohon asam jawa pada umumnya dimanfaatkan sebagai pohon peneduh yang ditanam di tepi jalan.

Asam Jawa juga diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. MyCity telah merangkumnya untuk Cityzen.

Membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan

Asam jawa yang juga dikenal dengan sebutan tamarin dipercaya dapat menjadi obat pencahar alami karena kandungan serat yang ada di dalamnya.

Asam jawa mengandung 6 gram serat tidak larut sehingga membuat feses Anda jadi lebih mudah untuk melewati usus.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Shri Ram Institute of Technology-Pharmacy tentang manfaat asam jawa bagi kesehatan manusia, memperlihatkan adanya efek pencahar pada tumbuhan tersebut.

Selain itu, ditemukan pula bahwa anak-anak di Afrika menggunakan asam jawa sebagai bagian dari sarapan untuk mengatasi sembelit. Biasanya, mereka mencampur buah masam yang belum matang dengan jus jeruk nipis atau madu.

Oleh karena itu, minum minuman yang mengandung asam jawa diyakini bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit.

Menjaga kesehatan jantung

Manfaat asam jawa selanjutnya adalah membantu menurunkan kolesterol sehingga kesehatan jantung dapat terjaga.Hal ini karena dalam asam jawa terdapat flavonoid.

Efektivitas asam jawa dalam menurunkan kolesterol dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan di University of Malaya yang melibatkan binatang percobaan.

Uji coba tersebut menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol jahat (LDL), kolesterol total, dan trigliserida. Ekstrak asam jawa yang diberikan kepada hewan tersebut menyerap dan membantu membersihkan LDL dari jaringan saraf.

Berdasarkan penelitian tersebut, disimpulkan bahwa antioksidan yang ada pada buah ini dinilai dapat membantu menurunkan bahaya oksidatif pada kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Membantu mengontrol gula darah

Manfaat asam jawa berikutnya adalah untuk mengendalikan kadar gula darah bagi penderita diabetes.

Dalam uji coba yang dilakukan pada hewan, ekstrak asam jawa yang sudah dicairkan dapat berperan sebagai antidiabetes yang cukup kuat.

Masih dari penelitian yang sama, pemberian ekstrak asam jawa mampu menurunkan risiko hiperglikemia karena kandungan magnesium yang relatif tinggi.

Magnesium yang terkandung di dalam asam jawa memiliki peran yang penting atas 600 fungsi organ tubuh manusia, termasuk sebagai antidiabetes.

Membantu menurunkan berat badan

Selain dapat mengurangi risiko penyakit diabetes, ternyata mengonsumsi asam jawa juga bisa membantu menurunkan berat badan.

Dilansir dari Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, asam jawa termasuk dalam kategori buah-buahan tropis yang dapat menurunkan risiko obesitas.

Obesitas merupakan kondisi ketika kadar lemak tubuh seseorang meningkat secara berlebihan, terutama di dalam jaringan lemak.

Uji coba yang dilakukan pada tikus gemuk menunjukkan bahwa pemberian ekstrak asam jawa terbukti menurunkan berat badan.

Hal tersebut terjadi karena zat asam hidroksi tikit atau HCA membantu menghambat penyimpanan lemak di dalam tubuh. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut tentang hal ini.

Membantu melindungi organ hati

Di Bangladesh, asam jawa dimakan dalam bentuk buah untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya. Obat ini dikenal dapat melindungi organ hati mereka.

Pada sebuah studi eksperimen terhadap hamster, terlihat bahwa ekstrak hidroalkohol dari asam tamarin membantu meningkatkan sistem anti peradangan untuk organ hati.

Alkohol dan zat perusak organ liver lainnya dapat meningkatkan risiko penyakit hati dan menjadi salah satu penyebab apoptosis yaitu proses matinya sel-sel yang tidak diperlukan tubuh.

Oleh karena itu, asam jawa dipercaya oleh kebanyakan orang dapat membantu mengurangi kerusakan liver. Walaupun demikian, belum ada penelitian yang membuktikan efek tersebut terhadap organ hati manusia.

Manfaat asam jawa atau tamarin untuk kesehatan sebenarnya sudah sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa minum jamu atau makan makanan yang mengandung asam jawa dapat meningkatkan kesehatan mereka.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa masih dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut untuk memastikan kebenaran tersebut. Jika Anda ragu, cobalah berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

Dilegalkan di Thailand, Ini Ragam Efek Ganja bagi Tubuh

Published

on

Ganja

Kini ganja telah menjadi barang legal di Thailand. Seusai pelegalan itu, bahkan Bangkok menggelar pameran ganja dan rami 360 derajat untuk Rakyat di Sirkuit Internasional Chang, Provinsi Buri Ram.

Namun, bagaimana dengan efek ganja itu sendiri bagi tubuh? Diketahui, ganja ternyata juga memiliki manfaat dalam kesehatan, seperti untuk pengobatan di beberapa macam penyakit.

Peneliti mengatakan menghasilakan sejumlah orang jadi jarang datang ke dokter, untuk berobat jika penggunaan ganja untuk mengobati kondisi medis. Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun menyetujui untuk menghapus ganja dari kategori obat paling berbahaya di dunia pada akhri 2020 lalu. Hal ini sebagaimana yang direkomendasikan oleh rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Selain itu, ganja juga bisa dipakai untuk keperluan medis. Di mana kandungan Tetrahidrokanabinol (THC) bertanggung jawab pada kondisi mental seseorang atas efek ganja.

Akan tetapi berdasarkan Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif Inggris, sejumlah tanaman ganja mengandung sangat sedikt THC. Ganja pun turut mengandung dronabinol yang dapat digunakan untuk mengobatau rasa mual dan muntah akibat pasien menjalani kemoterapi kanker.

Baca Juga:

  1. Peran Ganja untuk Pengobatan Kanker Payudara
  2. Siswa Diduga Tewas Akibat Overdosis, Thailand Larang Remaja Konsumsi Ganja
  3. Resmi Jadi Barang Legal, Warga Thailand Borong Minuman sampai Permen Ekstrak Ganja

Tak hanya itu saja, dalam mengobati kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan pada penyintas HIV/AIDS, dronabinol ini juga dapat dipergunakan. Ganja juga dikatakan bisa mengurangi rasa cemas dan depresi atau gangguan mental umum pada seseorang.

Untuk pengobatan depresi dan kecemasan itu telah dikenal kandungan CBD. Komponen tertentu dari mariyuana, termasuk CBD ini bertanggung jawab atas efek penghilang rasa sakit. Hal ini pun telah ditemukan oleh para ilmuwan.

Kemudian, CBD diketahui juga membantu mengurangi nyeri kronis dengan memengaruhi aktivitas reseptor endocannabinoid, mengurangi peradangan, dan berinteraksi dengan neurotransmitter. Ini diungkapkann oleh penelitian yang diunggah di National Library of Medicine.

Di sisi lain jika disalah gunakan, ganja dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Di mana bisa menyebabkan gangguan otak dan lain sebagainya.

Peneliti terbaru memperkirakan bahwa “kira-kira 3 dari 10 orang yang menggunakan ganja memiliki gangguan penggunaan ganja,” semacam ketergantungan. Hal ini menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Oleh sebab itu harus berdasarkan resep dokter dan dipantau oleh dokter yang berwenang untuk penggunaan ganja secara medis tersebut. Dikarenakan berpotensi mengakibatkan ketergantungan serta penyalahgunaan, penggunaan ganja ini tidak dapat sembarangan dan tanpa kontrol medis.

Maka dari itu pejabat Thailand sendiri khawatir ganja disalahgunakan oleh masyarakatkan, terutama kaum muda. Di mana ganja malah digunakan hanya untuk keperluan rekreasi.

Hal tersebut dinilai dapat menghambat kinerja otak dalam belajar, sehingga remaja menjadi bodoh. Sebab itu, kepada kelompok usia di bawah 25 tahun diperingatkan oleh Direktur Jenderal Departemen Pelayanan Kesehatan Thailand Somsak Akksilp bahwa ganja tidak dipakai untuk keperluan rekreasi.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

1 Puntung Rokok Ternyata Bisa Racuni 1.000 Liter Air

Published

on

puntung rokok

Rokok filter sering dianggap lebih aman daripada kretek, karena ada penyaring racun di bagian puntungnya. Menurut seorang ahli kesehatan, mitos itu tidak benar dan bahkan limbah puntung rokok menyimpan bahaya lain bagi lingkungan karena racun di tiap puntung rokok cukup untuk membunuh ikan kecil.

Dalam sebuah penelitian di San Diego baru-baru ini menyarankan para pelaku industri rokok untuk memperhatikan standar pembuatan rokok dengan mempertimbangkan kesehatan lingkungan. Dalam hal ini mengurangi penggunaan bahan filter rokok.

“Kami memperkirakan sekitar 4,5 triliun sampah tahunan terbuang dari sekitar 6 triliun rokok yang dihisap. Dan hal ini banyak ditemukan di pinggir jalan atau trotoar,” kata peneliti Thomas Novotny, seperti dilansir laman Daily Mail.

Baca Juga:

  1. Ragam Potensi Besar Pengembangan Properti di Jakarta Timur
  2. Asal-usul Nama Kramat Jati, Tempatnya Pohon Keramat di Jakarta Timur
  3. Begini Potensi Jakarta Timur Hingga Karawang Jadi Jakarta Garden City

Novotny menyerukan intervensi lingkungan baru dan kemitraan antara pengendalian tembakau dan kelompok-kelompok lingkungan. Mereka ingin industri tembakau terkait bertanggung jawab dalam hal pembiayaan prosedur pengolahan limbah.

Mengacu pada laporan yang didapat dari National Cancer Institute, limbah filter rokok dapat mencemari sumber air. Dan hal ini akan meningkatkan potensi air tercemar zat yang dapat meningkatkan risiko kanker seseorang.

Rokok tak hanya merusak kesehatan, tapi juga merusak lingkungan, khususnya sampah rokok. Sebanyak 5.6 triliun puntung rokok atau sebanyak 856 ton dibuang di dunia setiap tahun, termasuk juga 7800 ton bahan kimia yang ada dalam rokok.

“EPR merupakan tanggung jawab produsen yang mengatur regulasi pengelolaan kemasan khususnya bagi kemasan yang tidak dapat didaur ulang. Regulasi ini ditetapkan melalui UU No.18 Tahun 2018 tentang pengelolaan sampah,” kata peneliti Yayasan Konservasi dan Lahan Basah (Ecoton) Eka Chlara Budiarti dalam diskusi yang diselenggarakan Yayasan Lentera Anak di Jakarta Pusat, Kamis, 12 Mei 2022.

Eka juga mengatakan limbah rokok berdampak pada lingkungan karena dapat mengganggu rantai makanan, menyumbat saluran drainase maupun pipa industri, masuk dalam siklus hidrologi. Selain itu, limbah rokok juga menjadi vektor penyebar zat toksik rokok lingkungan serta menjadi vektor penyebaran penyakit.

“Limbah tersebut butuh waktu 30 tahun terurai di alam. Tak hanya itu, zat kimia satu puntung rokok bisa berpengaruh meracuni 1000 liter air,” ucap Eka.

Satu puntung rokok terdapat 100 mikrofiber per hari. Dalam satu tahun, maka ada sebanyak 300 ribu ton mikrofiber. Mikrofiber rokok sama dengan mikrofiber cucian baju.

Eka juga menyoroti tentang jalur masuk mikroplastik ke dalam tubuh, yaitu lewat jalur pernapasan dan pencernaan. Menurut dia, mikroplastik yang terbentuk akan masuk ke dalam saluran pernapasan dan akan mengendap di alveolus paru-paru yang bisa mengiritasi sel paru-paru. “Mikroplastik yang berasal dari rokok dapat melewati saluran pencernaan yang berawal dari kerongkongan,” ucap Eka.

Eka juga menegaskan tentang dampak mikroplastik pada kesehatan bisa berupa mengganggu peredaran darah, plasenta bayi, paru-paru, peradangan akut, penyebab kanker, menginfeksi tubuh. Selain itu, mikroplastik dapat mengganggu kualitas dan kuantitas sel sperma menurun, pubertas dini, dan menopause dini.

Continue Reading

Latest News

CityView4 bulan ago

Demi Bangun IKN Nusantara, Kementerian PUPR Kirim 25 Orang ke Korsel Belajar Smart City

Kementerian PUPR mengirim 25 orang untuk belajar smart city concept untuk diterapkan di IKN Nusantara ke Korea Selatan. Negara ini...

Kesehatan-Kecantikan5 bulan ago

Asam Jawa, Tanaman Pengundang Makhluk Halus yang Jadi Obat Tradisional Indonesia

Meskipun disebut dengan nama asam Jawa, pohon asam Jawa (Tamarindus indica) aslinya berasal dari benua Afrika. Orang-orang India mengembangkannya karena...

Hangout5 bulan ago

Sudah Ada Sejak Puluhan Tahun, Inilah 6 Tempat Makan Legendaris di Cikini

Cikini terletak di pusat kota Jakarta. Selain menjadi wilayah yang memiliki banyak sejarah, Cikini juga memiliki banyak tempat kuliner. Bahkan...

Properti5 bulan ago

Jadi Buruan Masyarakat Indonesia Selama Pandemi Covid-19, Ini Pengertian Hunian Private Cluster

Berbagai konsep hunian terus dihadirkan khususnya untuk mengantisipasi situasi pandemi. Perumahan mini real estat dengan jumlah unit terbatas lebih mudah...

Traveling5 bulan ago

Ramah untuk Wisatawan Muslim, Ini 4 Alasan Orang Indonesia Wajib Liburan ke Turki

Tempat wisata ramah muslim memiliki peluang menggiurkan saat ini. Sebab itulah beberapa negara sangat gencar menawarkan wisata jenis ini. Turki...

Pojok5 bulan ago

Tradisi Aji Ugi, Pergumulan Islam & Budaya yang Jadi Kebanggan Orang Bugis

Haji adalah salah satu rukun Islam yang kelima. Umat Islam juga meyakini bahwa haji adalah ibadah yang pahalanya berlipat ganda....

Infrastruktur5 bulan ago

Begini Rumitnya Konstruksi Tol Semarang-Demak, yang Sekaligus Tanggul Laut

Jalan tol Semarang-Demak dibangun dengan konstruksi khusus beberapa lapis di atas laut untuk juga menjadi tanggul laut sebagai antisipasi banjir...

Histori5 bulan ago

Asal-muasal Nama Depok, Tempat Pertapaan Prabu Siliwangi yang Kini Jadi Penyangga Ibu Kota

Selain merupakan Pusat Pemerintahan yang berbatasan langsung dengan Wilayah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Kota Depok juga merupakan wilayah penyangga...

Traveling5 bulan ago

Pulau Asu, The Paradise on Earth Asli Indonesia

Pulau Asu adalah pulau terpencil dalam Kepulauan Hinako dan merupakan salah satu pulau terluar Indonesia. Pulau Asu berada di wilayah...

Internasional5 bulan ago

Rusia Dinilai Sudah Menang Lawan Ukraina, Ini Buktinya

Pengamat militer dari lembaga think tank RUSI (Royal United Services Institute) di London, Inggris, Neil Melvin, menilai bahwa Rusia sudah...

Internasional5 bulan ago

Pemerintah Rusia Konfirmasi Zelensky Titip Pesan Khusus ke Putin Lewat Jokowi

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ternyata menitipkan pesan khusus kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), untuk disampaikan ke Presiden...

Properti5 bulan ago

Inilah Standar Rumah Sehat Sesuai SNI

Pandemi Covid-19 yang kita jalani sejak awal tahun 2020 telah mengubah lifestyle hingga konsep rumah. Penerapan rumah yang sehat mutlak...

Nasional5 bulan ago

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi Diperpanjang Hingga 3 Bulan

Pemerintah berupaya untuk menemukan keseimbangan terkait pengendalian minyak goreng dari sisi hulu hingga hilir. Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang...

COVID-19Update5 bulan ago

Korea Utara Sebut Benda Alien di Perbatasan Korsel Sebagai Penyebab Pandemi Covid-19

Korea Utara mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait pandemi Covid-19. Mereka menyatakan wabah Covid-19 di negara mereka dimulai dari pasien yang menyentuh...

Internasional5 bulan ago

Serangan Dilakukan Acak, Wanita di AS Ditembak di Kepala saat Dorong Bayi

Sampai kini masih terus terjadi kasus penembakan maut di Amerika Serikat (AS). Bahkan, baru-baru ini kasus tersebut kembali terjadi hingga...

Nasional5 bulan ago

Ibu Iriana, Ibu Negara Pertama yang Kunjungi Ukraina

Untuk melihat situasi dan memberi dukuan terhadap Ukraina atas perang yang terjadi, beberapa pemimpin negera pun mengunjungi Kyiv. Bahkan, terbaru...

Lifestyle5 bulan ago

Anak Kecanduan Gadget? Simak 6 Tips Menghentikannya

Saat ini, anak-anak sudah menjadi lebih terbiasa bermain dengan gadget daripada bermain di luar. Mereka kecanduan game mobile, televisi, dan...

CityView5 bulan ago

Perkenalkan Bubakan, Kampung Elite Para Tukang Bakso di Wonogiri

Diketahui, karena pidato dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rapat Kerja Nasional PDIP Perjuangan pada Selasa (21/6/2022) menyebut kata...

Hangout5 bulan ago

Museum PETA, Simbol Penghargaan untuk Pejuang Tanah Air

Museum PETA yang berada di Bogor merupakan destinasi wisata sejarah yang dapat kalian kunjungi untuk mengenang jasa para pahlawan Indonesia....

Bisnis5 bulan ago

Mantan Bos Bukalapak Ungkap Penyebab Ramai Perusahaan StartUp Tumbang

Perusahaan startup secara bersamaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya beberapa waktu lalu. Hal itu disebabkan kondisi ekonomi yang...

Teknologi5 bulan ago

Mulai 1 Juli 2022, Beli Pertalite Wajib Daftar di Aplikasi Pertamina

Mulai 1 Juli 2022, aplikasi My Pertamina bakal menjadi syarat bagi pembeli untuk mereka dapat membeli bahan bakar minyak (BBM)...

Sosial-Budaya5 bulan ago

Melacak Jejak Sirih dan Pinang, Budaya Nginang Masyarakat Indonesia

Tradisi nyirih kini hanya tersisa dalam sebuah masyarakat tradisional, yang notabene sedikit terpapar oleh proyek modernitas atau proses pembaratan secara...

CityView5 bulan ago

Fenomena Klitih dan Munculnya Maskulinitas Semu

Fenomena Klitih mengalami pergeseran makna dari sesuatu yang positif menjadi sesuatu yang negatif. Jika dulu klitih dimaknai sebagai cara untuk menghilangkan rasa...

Internasional5 bulan ago

Sebar Hoaks Tentang Operasi Militer Spesial ke Ukraina, Rusia Denda Google Rp18 Miliar

Google dikabarkan telah didenda senilai 68 juta rubel atau sekitar Rp 18 miliar oleh pengawas telekomunikasi Rusia, Roskomnadzor. Di mana...

Internasional5 bulan ago

Tiba di Jerman, Jokowi & Iriana Dapat Sambutan Meriah

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana beserta rombongan tiba di Munich International Airport, Munich, Jerman,...

Trending