Connect with us

Infrastruktur

Mahathir Mohamad: Pembangunan di Malaysia Tertinggal dari Indonesia

Published

on

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad,

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menyatakan negaranya kini tertinggal dari Indonesia dalam hal pembangunan.

Mahathir Mohamad menyatakan hal itu melalui akun Twitter-nya. Dia bahkan mengaku syok karena pembangunan di Malaysia juga tertinggal dari beberapa negara di Afrika.

“Saya siap menerima bahwa, di bidang pembangunan, Malaysia tertinggal dengan Indonesia dan Vietnam akhir-akhir ini. Tentu saja kita terus berada di belakang Singapura,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Memburu Bunga di Pasar Bunga Rawa Belong
  2. Mengintip Pasar Senen, Surganya Pakaian Vintage di Jakarta
  3. Pernik Klenik di Kampung Pasar Akik

Padahal teknologi itu mencapai efisiensi dan membatasi korupsi. Malaysia, kata Mahathir, menolak teknologi karena dapat mengungkap perbuatan salah anggota parlemennya.

“Saya diberi tahu bahwa jika kita mengadopsi teknologi baru, ini akan ada protes keras dari anggota DPR. Tampaknya banyak dari mereka yang terlibat dalam bisnis ekspor dan impor,” ucap Mahathir.

Walhasil, Malaysia terus merugi lantaran tak menggunakan tata cara pengelolaan pembangunan yang lebih baik. Sementara itu di Afrika, negara tersebut malah bisa menghemat miliaran dolar karena manajemen yang baik.

Mahathir pun menyindir Malaysia seharusnya tidak perlu merasa malu lantaran disalip oleh negara-negara di Afrika.

“Bukankah kita telah diberitahu bahwa mencuri uang pemerintah bukanlah sesuatu yang kita harus merasa malu. Jika bos kita melakukannya (korupsi), tidak apa-apa,” ucap dia.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Infrastruktur

Begini Rumitnya Konstruksi Tol Semarang-Demak, yang Sekaligus Tanggul Laut

Published

on

Tol Semarang-Demak

Jalan tol Semarang-Demak dibangun dengan konstruksi khusus beberapa lapis di atas laut untuk juga menjadi tanggul laut sebagai antisipasi banjir rob di daerah Semarang. Jalan tol ini juga kembali dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Pembangunan infrastruktur konektivitas terus didorong khususnya jalan tol untuk mempermudah aksesibilitas manusia, barang, maupun jasa. Salah satunya jalan tol Semarang-Demak di Provinsi Jawa Tengah. Jalan tol ini diharapkan bisa melengkapi konktivitas jaringan jalan di wilayah Jawa Tengah bagian utara sekligus menjadi penghubung kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, hingga pariwisata.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, pembangunan jalan tol Semarang-Demak ini juga tetap memerhatikan aspek konstruksi, aspek waktu, dan aspek keungan sehingg berbagai technical challenge yang ada harus menjadi perhatian semua pihak.

Baca Juga:

  1. Roti Gambang, Disebut Bantalan Rel, Ternyata Terbaik di Dunia
  2. Sate Bulayak, Sate Sedap Khas Lombok yang Sarat Nilai Filosofis
  3. Lontong Roomo, Makanan Nikmat Khas Gresik yang Lahir di Era Sunan Giri

“Tol Semarang-Demak ini panjanganya 26,95 km yang dibangun dua seksi melalui skema kerja sama badan usaha dengan pemerintah (KPBU). Untuk seksi 1 ruas Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 km menjadi porsi pemerintah dengan kebutuhan biaya Rp10 triliun. Seksi 2 ruas Sayung-Demak sepanjang 16,31 km jadi porsi BUJT PT PP Semarang-Demak,” ujarnya.

Untuk seksi 1 telah dilaksanakan kontrak dengan paket pekerjaan peninggian Jembatan Kaligawe, elevated freeway, dan pile slab untuk 1A antara lain pekerjaan tanggul laut dan jalan utama, On/Off Ramp, Jembatan Kali Babon dan Sayung serta rest area dan gerbang tol untuk 1B; pembangunan Kolam Retensi Terboyo (189 hektar) dan Sriwulan (28 hektar), Rumah Pompa Terboyo dan Sriwulan untuk 1C.

Pada seksi 1 tengah dilakukan trial embankment sepanjang 400 meter dengan progres 7,63 persen dan diharapkan bisa selesai pada bulan Januari 2023 hingga dua lapis timbunan dan dapat dijadikan acuan untuk pekerjaan tanggul laut pada paket kontraktual 1B yang pada bulan januari 2023 bertepatan mulai pekerjaan timbunan.

Tol Semarang-Demak juga terintegrasi tanggul laut dengan struktur timbunan di atas laut diperkuat dengan matras bambu setebal 13 lapis. Selain sistem matras bambu, penguatan kondisi tanah juga dilakukan dengan cara pemasangan material penyalir vertikal pra-fabrikasi atau PVD serta melaksanakan pembebanan menggunakan material pasir laut yang diambil menggunakan alat Trailing Suction Hopping Dredger (TSHD).

Dengan pembangunan jalan tol yang terintegrasi tanggul laut ini sekaligus menyelesaikan permasalahan banjir rob di Semarang Timur khususnya Kaligawe-Sayung yang mengakibatkan kerugian ekonomi cukup signifikan dapat teratasi pada akhir tahun 2023. Saat ini telah terbangun tanggul hingga empat lapis timbunan dan beroperasinya rumah pompa pada Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan.

“Selanjutnya untuk seksi 2 saat ini sudah tahap konstruksi dengan progres mencapai 87,4 persen dan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Pembangunan seksi 2 dilaksanakan oleh PT PP-PT WIKA Konsorsium Maratama-Studi Teknik (KSO) dan Konsultan Supervisi PT Virama Karya (Persero) dengan biaya konstruksi sebesar Rp4,7 triliun.

Continue Reading

Infrastruktur

Buat Kawasan Industri Batang, Kementerian PUPR Bangun 10 Tower Rusun

Published

on

tower rusun batang

Kementerian PUPR terus memperbanyak pembangunan rusun yang diperuntukan bagi kalangan pekerja di kawasan industri. Di KIT Batang sebanyak 10 tower rusun lima lantai dibangun yang ditargetkan akan diselesaikan pertangahan tahun 2022.

Pemenuhan kebutuhan hunian terus didorong khususnya untuk kalangan pekerja untuk memudahan segmen ini mendapatkan sarana hunian yang sehat dan nyaman. Salah satu program perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yaitu pembangunan rumah susun (rusun).

Untuk kalangan pekerja industri di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, saat ini Kementerian PUPR melaksanakan pembangunan 10 tower rusun yang dilaksanakan menjadi tiga paket pekerjaan dengan anggaran senilai Rp351 miliar. Ke-10 rusun ini diperuntukan bagi kalangan pekerja di KIT Batang.

Baca Juga:

  1. Tradisi Mudik yang Lebih dari Mudik, Cuci Parigi Sebagai Penyucian Jiwa Masyarakat Maluku
  2. Awal Mula Suku Tengger dan Tradisi Unan-Unan
  3. Binarundak, Tradisi Makan Bersama Pakai Bambu untuk Reuni Lebaran di Sulawesi Utara

“Pembangunan fasilitas rusun ini juga diharapkan bisa terus mendorong perkembangan KIT di Jawa Tengah. Dengan adanya rusun ini kalangan pekerja memiliki alternatif tempat tinggal yang layak dan nyaman tinggal nanti diatur bagaimana pemanfaatan rusun ini supaya fungsinya bisa optimal,” ujar Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto.

Direktur Rumah Susun Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Aswin Grandiarto Sukahar menerangkan, pembangunan sarana rusun untuk pekerja KIT Batang ini dibagi menjadi tiga paket. Untuk paket pertama dibangun empat tower rusun dengan ketinggian lima lantai dengan model barak yang mencakup 88 unit untuk bisa menampung banyak pekerja.

“Untuk paket kedua akan dibangun sebanyak tiga tower lima lantai dengan jumlah unit 66 barak. Sementara untuk paket ketiga juga sama akan dibangun tiga tower lima lantai. Pembangunan rusun di KIT Batang ini menerapkan pola baru karena menggunakan tanah negara dan fasilitasnya juga disediakan oleh pemerintah seperti jalan lingkungan, jaringan listrik, air, sanitasi, dan berbagai sarana perumahan lainnya,” imbuhnya.

Rusun KIT Batang ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti tempat ibadah, sarana olahraga, dan berbagai fasilitas umum lainnya. Keberadaan rusun ini juga diharapkan bisa terus mendukung perkembangan kawasan industri hingga mempercepat pertumbuhan ekonomi khususny di wilayah Jawa Tengah.

Berdasarkan progres di lapangan, saat ini pembangunan rusun paket pertama telah mencapai 93,34 persen, paket kedua 86,15 persen, dan paket ketiga 85,36 persen. Proyek ini dibangun dengan proses percepatan untuk mengejar target operasional pada pertengahan tahun ini juga.

Continue Reading

Infrastruktur

Buat Kawasan Industri Batang, Kementerian PUPR Bangun 10 Tower Rusun

Published

on

tower rusun batang

Kementerian PUPR terus memperbanyak pembangunan rusun yang diperuntukan bagi kalangan pekerja di kawasan industri. Di KIT Batang sebanyak 10 tower rusun lima lantai dibangun yang ditargetkan akan diselesaikan pertangahan tahun 2022.

Pemenuhan kebutuhan hunian terus didorong khususnya untuk kalangan pekerja untuk memudahan segmen ini mendapatkan sarana hunian yang sehat dan nyaman. Salah satu program perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yaitu pembangunan rumah susun (rusun).

Untuk kalangan pekerja industri di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, saat ini Kementerian PUPR melaksanakan pembangunan 10 tower rusun yang dilaksanakan menjadi tiga paket pekerjaan dengan anggaran senilai Rp351 miliar. Ke-10 rusun ini diperuntukan bagi kalangan pekerja di KIT Batang.

Baca Juga:

  1. Tradisi Mudik yang Lebih dari Mudik, Cuci Parigi Sebagai Penyucian Jiwa Masyarakat Maluku
  2. Awal Mula Suku Tengger dan Tradisi Unan-Unan
  3. Binarundak, Tradisi Makan Bersama Pakai Bambu untuk Reuni Lebaran di Sulawesi Utara

“Pembangunan fasilitas rusun ini juga diharapkan bisa terus mendorong perkembangan KIT di Jawa Tengah. Dengan adanya rusun ini kalangan pekerja memiliki alternatif tempat tinggal yang layak dan nyaman tinggal nanti diatur bagaimana pemanfaatan rusun ini supaya fungsinya bisa optimal,” ujar Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto.

Direktur Rumah Susun Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Aswin Grandiarto Sukahar menerangkan, pembangunan sarana rusun untuk pekerja KIT Batang ini dibagi menjadi tiga paket. Untuk paket pertama dibangun empat tower rusun dengan ketinggian lima lantai dengan model barak yang mencakup 88 unit untuk bisa menampung banyak pekerja.

“Untuk paket kedua akan dibangun sebanyak tiga tower lima lantai dengan jumlah unit 66 barak. Sementara untuk paket ketiga juga sama akan dibangun tiga tower lima lantai. Pembangunan rusun di KIT Batang ini menerapkan pola baru karena menggunakan tanah negara dan fasilitasnya juga disediakan oleh pemerintah seperti jalan lingkungan, jaringan listrik, air, sanitasi, dan berbagai sarana perumahan lainnya,” imbuhnya.

Rusun KIT Batang ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti tempat ibadah, sarana olahraga, dan berbagai fasilitas umum lainnya. Keberadaan rusun ini juga diharapkan bisa terus mendukung perkembangan kawasan industri hingga mempercepat pertumbuhan ekonomi khususny di wilayah Jawa Tengah.

Berdasarkan progres di lapangan, saat ini pembangunan rusun paket pertama telah mencapai 93,34 persen, paket kedua 86,15 persen, dan paket ketiga 85,36 persen. Proyek ini dibangun dengan proses percepatan untuk mengejar target operasional pada pertengahan tahun ini juga.

Continue Reading

Latest News

CityView4 bulan ago

Demi Bangun IKN Nusantara, Kementerian PUPR Kirim 25 Orang ke Korsel Belajar Smart City

Kementerian PUPR mengirim 25 orang untuk belajar smart city concept untuk diterapkan di IKN Nusantara ke Korea Selatan. Negara ini...

Kesehatan-Kecantikan5 bulan ago

Asam Jawa, Tanaman Pengundang Makhluk Halus yang Jadi Obat Tradisional Indonesia

Meskipun disebut dengan nama asam Jawa, pohon asam Jawa (Tamarindus indica) aslinya berasal dari benua Afrika. Orang-orang India mengembangkannya karena...

Hangout5 bulan ago

Sudah Ada Sejak Puluhan Tahun, Inilah 6 Tempat Makan Legendaris di Cikini

Cikini terletak di pusat kota Jakarta. Selain menjadi wilayah yang memiliki banyak sejarah, Cikini juga memiliki banyak tempat kuliner. Bahkan...

Properti5 bulan ago

Jadi Buruan Masyarakat Indonesia Selama Pandemi Covid-19, Ini Pengertian Hunian Private Cluster

Berbagai konsep hunian terus dihadirkan khususnya untuk mengantisipasi situasi pandemi. Perumahan mini real estat dengan jumlah unit terbatas lebih mudah...

Traveling5 bulan ago

Ramah untuk Wisatawan Muslim, Ini 4 Alasan Orang Indonesia Wajib Liburan ke Turki

Tempat wisata ramah muslim memiliki peluang menggiurkan saat ini. Sebab itulah beberapa negara sangat gencar menawarkan wisata jenis ini. Turki...

Pojok5 bulan ago

Tradisi Aji Ugi, Pergumulan Islam & Budaya yang Jadi Kebanggan Orang Bugis

Haji adalah salah satu rukun Islam yang kelima. Umat Islam juga meyakini bahwa haji adalah ibadah yang pahalanya berlipat ganda....

Infrastruktur5 bulan ago

Begini Rumitnya Konstruksi Tol Semarang-Demak, yang Sekaligus Tanggul Laut

Jalan tol Semarang-Demak dibangun dengan konstruksi khusus beberapa lapis di atas laut untuk juga menjadi tanggul laut sebagai antisipasi banjir...

Histori5 bulan ago

Asal-muasal Nama Depok, Tempat Pertapaan Prabu Siliwangi yang Kini Jadi Penyangga Ibu Kota

Selain merupakan Pusat Pemerintahan yang berbatasan langsung dengan Wilayah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Kota Depok juga merupakan wilayah penyangga...

Traveling5 bulan ago

Pulau Asu, The Paradise on Earth Asli Indonesia

Pulau Asu adalah pulau terpencil dalam Kepulauan Hinako dan merupakan salah satu pulau terluar Indonesia. Pulau Asu berada di wilayah...

Internasional5 bulan ago

Rusia Dinilai Sudah Menang Lawan Ukraina, Ini Buktinya

Pengamat militer dari lembaga think tank RUSI (Royal United Services Institute) di London, Inggris, Neil Melvin, menilai bahwa Rusia sudah...

Internasional5 bulan ago

Pemerintah Rusia Konfirmasi Zelensky Titip Pesan Khusus ke Putin Lewat Jokowi

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ternyata menitipkan pesan khusus kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), untuk disampaikan ke Presiden...

Properti5 bulan ago

Inilah Standar Rumah Sehat Sesuai SNI

Pandemi Covid-19 yang kita jalani sejak awal tahun 2020 telah mengubah lifestyle hingga konsep rumah. Penerapan rumah yang sehat mutlak...

Nasional5 bulan ago

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi Diperpanjang Hingga 3 Bulan

Pemerintah berupaya untuk menemukan keseimbangan terkait pengendalian minyak goreng dari sisi hulu hingga hilir. Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang...

COVID-19Update5 bulan ago

Korea Utara Sebut Benda Alien di Perbatasan Korsel Sebagai Penyebab Pandemi Covid-19

Korea Utara mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait pandemi Covid-19. Mereka menyatakan wabah Covid-19 di negara mereka dimulai dari pasien yang menyentuh...

Internasional5 bulan ago

Serangan Dilakukan Acak, Wanita di AS Ditembak di Kepala saat Dorong Bayi

Sampai kini masih terus terjadi kasus penembakan maut di Amerika Serikat (AS). Bahkan, baru-baru ini kasus tersebut kembali terjadi hingga...

Nasional5 bulan ago

Ibu Iriana, Ibu Negara Pertama yang Kunjungi Ukraina

Untuk melihat situasi dan memberi dukuan terhadap Ukraina atas perang yang terjadi, beberapa pemimpin negera pun mengunjungi Kyiv. Bahkan, terbaru...

Lifestyle5 bulan ago

Anak Kecanduan Gadget? Simak 6 Tips Menghentikannya

Saat ini, anak-anak sudah menjadi lebih terbiasa bermain dengan gadget daripada bermain di luar. Mereka kecanduan game mobile, televisi, dan...

CityView5 bulan ago

Perkenalkan Bubakan, Kampung Elite Para Tukang Bakso di Wonogiri

Diketahui, karena pidato dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rapat Kerja Nasional PDIP Perjuangan pada Selasa (21/6/2022) menyebut kata...

Hangout5 bulan ago

Museum PETA, Simbol Penghargaan untuk Pejuang Tanah Air

Museum PETA yang berada di Bogor merupakan destinasi wisata sejarah yang dapat kalian kunjungi untuk mengenang jasa para pahlawan Indonesia....

Bisnis5 bulan ago

Mantan Bos Bukalapak Ungkap Penyebab Ramai Perusahaan StartUp Tumbang

Perusahaan startup secara bersamaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya beberapa waktu lalu. Hal itu disebabkan kondisi ekonomi yang...

Teknologi5 bulan ago

Mulai 1 Juli 2022, Beli Pertalite Wajib Daftar di Aplikasi Pertamina

Mulai 1 Juli 2022, aplikasi My Pertamina bakal menjadi syarat bagi pembeli untuk mereka dapat membeli bahan bakar minyak (BBM)...

Sosial-Budaya5 bulan ago

Melacak Jejak Sirih dan Pinang, Budaya Nginang Masyarakat Indonesia

Tradisi nyirih kini hanya tersisa dalam sebuah masyarakat tradisional, yang notabene sedikit terpapar oleh proyek modernitas atau proses pembaratan secara...

CityView5 bulan ago

Fenomena Klitih dan Munculnya Maskulinitas Semu

Fenomena Klitih mengalami pergeseran makna dari sesuatu yang positif menjadi sesuatu yang negatif. Jika dulu klitih dimaknai sebagai cara untuk menghilangkan rasa...

Internasional5 bulan ago

Sebar Hoaks Tentang Operasi Militer Spesial ke Ukraina, Rusia Denda Google Rp18 Miliar

Google dikabarkan telah didenda senilai 68 juta rubel atau sekitar Rp 18 miliar oleh pengawas telekomunikasi Rusia, Roskomnadzor. Di mana...

Internasional5 bulan ago

Tiba di Jerman, Jokowi & Iriana Dapat Sambutan Meriah

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana beserta rombongan tiba di Munich International Airport, Munich, Jerman,...

Trending